Mengenal Kawat Lebih Dalam
Oleh : LiliKrist
Bagi para pembuat perhiasan dari kawat, pasti sudah paham betul dengan informasi yang bakal kita bahas dibawah ini. Jadi buat yang sudah berpengalaman, dan mau menambahkan informasi, silahkan menuliskan komentarnya ya. Dan buat yang tertarik dengan perhiasan kawat, informasi ini bisa membantu kalian untuk lebih mengenal dengan macam macam kawat yang menjadi bahan utama dalam perhiasan kawat.
Apa pentingnya kita mengenal jenis jenis kawat? Bagi pemula, dengan mengetahui beda masing masing kawat, kita bisa lebih tahu bakalan menggunakan kawat yang mana untuk hasil yang maksimal. Sementara bagi penyuka perhiasan kawat, kita jadi bisa tahu kenapa perhiasan kawat memiliki kecenderungan harga diatas harga perhiasan jenis lainnya. Perhiasan kawat dibuat dari berbagai jenis kawat yang terbuat dari berbagai jenis logam, berbagai jenis kekerasan kawatnya, belum lagi bentuk serta ukuran kawat yang bermacam macam pula. Yang jelas, buat pemula, jangan berhenti berlatih ya.
:::MATERIAL:::
Saat membahas tentang bahan dasar dari segulung kawat, kita kelompokkan menjadi dua. Pengelompokan ini berdasarkan harganya. Karena harga akan sangat berpengaruh pada harga jual sebuah perhiasan kawat.
Bahan Yang Berharga, apa sajakah yang masuk dalam kategori ini? Ada sterling silver - lumayan banyak disukai oleh pembuat perhiasan kawat karena mudah digunakan karena kawat lebih lunak tapi tidak terlalu lembut, hal ini karena kawat jenis ini terbuat dari 92.5% perak dan 7.5% tembaga. Fine silver juga termasuk dalam kategori ini - kawat silver satu ini memiliki kandungan perak tertinggi 99.99% karena itu kawat ini memiliki kecenderungan lunak dan sangat mudah untuk ditekuk. Lalu ada gold - harga termahal sampai dengan saat ini, tapi agak mudah rapuh, oleh sebab itu kawat berbahan ini hanya dipakai oleh pembuat perhiasan kawat yang sudah berpengalaman saja, goldfilled / silverfilled - kawat yang dilapisi 10% emas atau perak diluarnya, harga tidak semahal tiga bahan sebelumnya, jadi ini bisa jadi pilihan buat kalian yang baru belajar membuat perhiasan kawat.
Goldfilled Wire dijual di UnkamenSupplies Solid Gold Wire dijual di Lee Jewelers
Bahan Yang Umum Untuk Kerajinan, biasanya adalah tembaga (copper) dan kuningan (brass). Bahan dasar ini biasanya terjangkau harganya. Pemula bisa menggunakan kawat dengan bahan dasar ini untuk berlatih. Warnanya juga bermacam macam (biasanya warna didapat dari proses pelapisan warna/ coated) dan mudah dibentuk. Stainless steel dan perunggu (bronze) juga ada kawatnya. Tapi kawat ini cenderung lebih keras bila dibandingkan dengan tembaga atau kuningan.
Stainless Steel dan Bronze Wire yang dijual di UnkamenSupplies
:::KEKERASAN:::
Kawat terdiri dari tiga jenis kekerasan. Kekerasan ini mempengarungi kelenturan dari kawat dan kemampuan kawat tersebut untuk menahan desain lilitan maupun tekukan. Dead-Soft adalah kawat terlunak dan sangat mudah dibentuk. Yang perlu diingat saat menggunakan kawat jenis ini, jangan terlalu banyak motif, karena akan mudah patah. Half-Hard adalah jenis kawat yang lebih sedikit keras dan kaku, mudah untuk dibentuk dengan tang dan akan menahan desain dengan baik. Full-Hard adalah kawat yang paling keras dan kaku. Dan sangat bagus untuk menahan desain. Gunakan kawat ini sebagai kerangka desain kalian.
Fine Silver Wire dengan Dead-Soft yang dijual di Casman Jewelry Supply
:::Gauge:::
Adalah ukuran ketebalan kawat atau diameter. Kawat untuk membuat perhiasan umumnya berkisar 12 - 28 mm. Semakin kecil nomer gauge-nya, maka semakin tebal diameter kawatnya.
Ukuran gauge yang biasa digunakan antara lain 12-14 gauge untuk kalung dan bangle. Untuk membuat clasp, jump-ring yang besar atau earring hoops, lebih kokoh kalau menggunakan 16-20 gauge. Untuk ukuran 22 gauge sangat fleksibel. Mudah dibentuk dan bisa digunakan untuk membuat segala jenis finding seperti head-pins, jump-ring, eye-pins. Gunakan 24-26 gauge untuk merangkai mutiara atau manik manik dengan lubang kecil. Ukuran ini juga sangat bagus dan sempurna untuk wire wrapping atau crocet. Sedangkan untuk manik manik yang sangat kecil dan desain yang sangat halus, bisa menggunakan 28-30 gauge. Khusus untuk ukuran 28-30, kalau kalian ingin menggunakan kawat dengan bahan dasar yang berharga, lebih disarankan memilih sterling silver daripada fine silver, karena fine silver dengan ukuran 28-30 gauge sangat lunak.
Dan ketika mengkreasikan kawat tebal dan kawat tipis, penting untuk diingat untuk menghindari menggunakan ukuran yang berdekatan. Misalnya kawat 16 gauge digabungkan dengan 18 gauge. Misalnya kita pakai 16 ga untuk yang tebal, maka yang tipis bisa menggunakan 24ga atau 26ga. Atau yang tebal 22ga maka pilihannya jatuh pada 28ga atau 30ga untuk yang tipis.
Bangle karya dari Lili Nurani
:::BENTUK:::
Yang paling umum bentuk dari kawat adalah bulat (round), setengah bulat (half-round), persegi (square) dan segitiga (triangle). Tapi ada juga yang berbentuk bengkok (twisted), biasanya untuk menambahkan sentuhan dekoratif.
Kawat Silver Jerman bentuk segitiga yang dijual di JustWire
Kawat Non Tarnish Brass bentuk twisted yang dijual di UnkamenSupplies
Kawat tembaga yang lunak dengan bentuk setengah lingkaran yang dijual di UnkamenSupplies
Kawat kuningan dengan bentuk kotak yang dijual di UnkamenSupplies
:::PERAWATAN:::
Sterling silver akan berubah warna. Yang bisa kita lakukan adalah memperlambat prosesnya. Perubahan warna ini pasti terjadi untuk sterling silver, karena 7.5% kandungan tembaga inilah penyebabnya. Taruh kawat atau perhiasan kalian kedalam plastik klip, jangan lupa kasih kapur tulis didalamnya. Atau kalian juga bisa membeli plastik klip anti-tarnish yang sudah banyak dijual. Fine silver juga akan berubah warna. Hanya saja jangka waktunya tidak secepat sterling silver. Perlakukan sama untuk perawatannya.
Dan untuk yang goldfilled, cukup dilap dengan kain yang halus dan simpan ditempat kering. Lebih baik lagi bungkus dengan tissue saat menyimpannya untuk menghindari goresan dan udara yang lembab.
Tembaga juga akan menghitam lama kelamaan. Caranya?!?
Belah Jeruk Nipis
Gosok gosokkan Pada Tembaga
Cuci Bersih dan Lap Kering
Kawat lunak dan ada pelapis warnanya harus hati hati dalam mengkreasikannya, karena mudah sekali meninggalkan bekas, seperti bekas japitan tang. Ada beberapa cara yang biasanya digunakan para pembuat perhiasan kawat untuk menghindari tanda bekas 'gigitan' tang yang mengganggu keindahan hasil jadi dari sebuah perhiasan, yaitu :
- Jenis tang seperti round nose, straightening, flat nose biasa, tetapi dilengkapi dengan segel pengaman dari nilon digigi tangnya. Seperti nylon jaw plier dibawah ini yang ada lapisan pengamannya.
- Lapisi ujung ujung tang dengan selotip (kalau bisa yang jenis painters tape, soalnya tidak meninggalkan bekas lem, tapi bisa melekat kuat). Paling tidak 2 lapis. Tapi tergantung dari tehnik yang dipakai memerlukan kekuatan tang seberapa besar. Tapi sayangnya selotip ini lekas robek dan lepas sendiri, jadi kalian harus sering sering menggantinya.
- Dan cara terbaru adalah dengan mengolesi Tool Magic - Rubber Coating For Jewelry Tools. Kalian tinggal celupkan ujungnya, pelan pelan angkat dan keringkan kurang lebih selama tiga jam. Lapisannya bisa dihilangkan dengan mudah dan tidak merusak peralatan kalian.
Semoga informasi diatas bisa membuat kalian lebih semangat untuk belajar membuat sendiri perhiasan kawat. Kalau kalian mau berbagi pengalaman seputar kawat, silahkan menuliskan komentar ya. Selamat berkreasi ya.
<<<Hal 52∞ ∞Hal 54>>>
<<<Hal 52∞ ∞Hal 54>>>








.jpg)


.jpg)






kalau di jakarta yang jual aneka kawat untuk DIY/craft dimana ya?
ReplyDeletebeli tool magic dimn?
ReplyDelete